Tulisan Berjalan

SELAMAT HARI JADI PERSATUAN AHLI FARMASI INDONESIA (PAFI) KE 72.... semoga PAFI semakin JAYA " BERSAMA KITA BISA !!! "

Senin, 21 Maret 2011

Tenaga Teknis Kefarmasian Di Amerika



Bagaimana keadaan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dinegara lain, terutama negara USA yang katanya bersistem liberalis dan malaysia yang merupakan negara tetangga kita, karena kebiasaan masyarakat kita yang masih suka membandingkan dengan yang lain, terutama yang lebih baik. Karena itu sekarang saya juga akan menulis tentang organisasi yang mengayomi Tenaga Teknis Kefarmasian di Amerika.




Terdapat tiga organisasi yang berfokud pada Tenaga Teknis Kefarmasian di Amerika, yaitu:

  • National Pharmacy Technician Association (NPTA)
  • American Association of Pharmacy Technician (AAPT)
  • Pharmacy Technician Educators Council (PTEC)
Wah, kok bisa ya sampai ada tiga organisasi yang bergelut di dunia TTK. Apa terjadi perpecahan diantara para TTK USA, sehingga ada tiga organisasi? Untuk menjawabnya, mari kita ikuti mulai dari sejarahnya.

Sejarah Organisasi Tenaga Teknis Kefarmasian  Amerika

American Association of Pharmacy Technician (AAPT), didirikan pada tahun 1979. Kemudian pada Agustus 1989 terjadi The 1st Pharmacy Technician Educators Conference, di Columbia (SC). Oleh Don Ballington  Konferensi pertama ini diselenggarakan sebagai jaringan / informasi berbagi pengalaman untuk TTK pendidik. Pertemuan kedua konferensi tersebut, ditempat yang sama dan oleh orang yang sama pada Agustus 1990, terjadi peningkatan kehadiran dan ide dari sebuah organisasi yang didedikasikan untuk kepentingan dan keprihatinan pendidik TTK pun dibahas.  Nah, pada Agustus 1991 pada acara konferensi ketiga di Charleston (SC), lahirlah Dewan Pendidik TTK (PTEC). Yang untuk pertama kali dipilih Don Ballington sebagai presiden, dengan Larry Nesmith sebagai wakil presiden. Dan yang terakhir ialah National Pharmacy Technician Association (NPTA), yang didirikan di Houston (Texas) pada Pebruari 1999.

Kewenangan Organisasi Tenaga Teknis Kefarmasian Amerika


Tentunya keberadaan tiga organisasi tersebut bukan karena perpecahan diantara para Tenaga Teknis Kefarmasian mereka, namun untuk membagi kewenangan yang sangat berat pertanggungjawabannya apabila hanya dipikul oleh satu organisasi saja. Dari nama masing-masing organisasi tersebut mungkin anda bisa menebak, fungsi dan tugas mereka. AAPT yang merupakan pioner organisasi AAPT merupakan organisasi yang sekarang tujuan utamanya untuk mendistribusikan dan sekaligus memberikan pelatihan-pelatihan secara langsung di tempat-tempat pekerjaan kefarmasian dilakukan. Tentu organisasi ini penting, agar para lulusan TTK yang telah bersertifikat tidak perlu repot untuk mencari tempat untuk bekerja/ magang. Yah, bisa dibilang AAPT merupakan organsasi pekerja TTK.
PTEC, yah apalagi kalo bukan bertujuan untuk menciptakan tenaga pendidik TTK yang berkompeten. Sebagai bukti keseriusan mereka, tidak perlu berlama-lama pada agustus 1992 mereka mengadakan pertemua pertama yang berfokus pada kurikulum program Tenaga Teknis Kefarmasian, bahan pendidikan dan teknik pengajaran. Bahkan PTEC pada waktu itu telah memilih jurnal farmasi teknology sebagai jurnal resmi. Terakhir, NPTA merupakan organisasi yang berfokus pada sertifikasi  dan bantuan hukumTenaga Teknis Kefarmasian. Walau terakhir lahir, tapi NPTA adalah organisasi profesional terbesar didunia yang didirikan secara khusus untuk TTK. Setidaknya begitu yang mereka klaim dalam website mereka, http://www.pharmacytechnician.org

Kekeluargaan Organisasi Tenaga Teknis Kefarmasian | TTK


organisasi ttk ptec
Salah satu bukti keharmonisan ketiga organisasi tersebut ialah pada hari buruh (9-6-04) di New Orleans, mereka menandatangani pernyataan resmi kesatuan atau bahasa kutainya Statement of Unity. Yang bunyinya:
“As a historic event, selective key leaders of AAPT, NPTA and PTEC met for the first time to establish a united voice for pharmacy technicians.
We respect the history and culture of our respective organizations.
We commit to proactively work together to address technician issues, such as member’s needs, education (both initial and continuing), roles and responsibilities, certification, regulations and their impact on patient care.
We plan to continue our association together on an international, as well as domestic, scope in the united belief in the value of pharmacy technicians in the practice of pharmacy.”
This article was signed by:

Susan Jeffrey,CPhT – President of AAPT
Mike Johnston, CPhT – Executive Director of NPTA
Robin Luke, CPhT – Vice-President of NPTA
Jeanie Barkett, RPh – President of PTEC

Yang pada intinya, sebagai peristiwa bersejarah para pemimpin kunci selektif AAPT, NPTA dan PTEC bertemu untuk pertama kallinya untuk membentuk suara bersatu untuk Tenaga Teknis Kefarmasian. Saling menghormati sejarah dan budaya organisasi masing-masing. Berkomitmen untuk secara proaktif bekerja sama untuk megatasi masalah TTK, seperti kebutuhan anggota, pendidik (baik awal dan berkesinambungan), peran dan tanggung jawab, sertifikasi, peraturan dan dampaknya terhadap perawatan pasien. Mereka juga berencana untuk melanjutkan hubungan bersama di Internasional maupun domestik, saling mempercayai dalam kesatuan dan nilai Tenaga Teknis Kefarmasian dalam praktek kefarmasian.
TTulisan ini disalin dari :http://pafi-blog.co.cc/organisasi-ttk#more-208

Tidak ada komentar: